Surat dari Ibu Lyra, Ibunda Rafi Lahir tanpa Usus Besar #1

Kali ini, adalah kali terberat yang saya terima. 
Bagaimana rasanya ketika ada oranglain meminta bantuan kita tetapi kita tidak bisa maksimal membantu. 
Ini adalah kisah seorang Ibu muda dengan Rentetan hadiah istimewa dari Allah untuk dirinya, keluarganya dan kini bayi mungilnya.
Saya menerima email ini beberapa hari yang lalu dan berbagi via @berbagicintaLpg


untuk anak anak saya :)

Kotak Masuk
x

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/profile_mask2.png

Lyra Famia rahma <lyrafamiarahma@yahoo.com>
2 Des (8 hari yang lalu)
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif

https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif
ke saya
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif


Nama ku lira famia rahma aku lahir di jakarta 7 januari 1985,aku dilahirkan di rumah sakit Fatmawati jakarta,kehidupanku jauh beda tidak seperti anak anak perempuan lainya ,hidupku cukup panjang dan lebih banyak harus berjuang untuk bertahan hidup dibanding bersenang senang :) ,orang mengatakan aku sudah di tinggalkan orang tuaku semasa di rumah sakit entah kemana mereka sampai sekarag aku jujur tidak tau keberadaan mereka yang aku tau pada tahun 1992 aku mendapat kabar ibuku meninggal,tapi tentang ayahku jujur aku sampai sekarang tidak tau seperti apa dia,pengalamankusangatlah bukan untuk di contoh sd ,smp aku selalu di bully karna teman temanku mengganggap aku aneh suka menyendiri  berdandan aneh sendiri lucu memang tapi ya sudahlah mereka aku maafkan beranjak smu aku sudah mulai berfikir bagaimana caranya bertahan hidup,karna selama ini aku hanya dibesarkan oleh seorang nenek yang saat ini sedang sakit.


Anak anak neneku aku anggap aneh terhadapku tapi entah kenapa sekarang ini mereka berbalik menjadi baik sekali dan perduli,aku tidak tau apa yang mereka liat dari saya sehingga mereka bisa berubah,di tahun 2005 aku bertemu dengan seorang pria yang aku anggap baik bisa menjaga ku dan melindungiku tapi dugaanku salah saya menjadi merasa takut oleh suamiku sendiri karna ia sangat kasar tapi yang membuatku bahagia Allah memberi hadiah kepadaku seorang anak laki laki di tahun 2007 yang kuberi nama Davin dia sekarang berumur 7 tahun ,tapi sayang pernikahan ku dengan papahnya hanya bertahan sebentar karna aku harus melanjutkan hidupku tapi bagaimana caranya agar anaku tetap terawat akhirnya aku titipkan kepada neneknya di bekasi  Allhamdullilah sampai sekarang kami berhubungan baik dan saya bisa bebas bertemu kapan saja saya ingin menjemputnya :).


di tahun 2012 saya bertemu dengan seorang pria bernama Chilfi saya tidak di setujui  oleh keluarganya karna dia sudah ada jodohnya mungkin lebih baik daripada saya,yang sederajat berpendidikan tinggi karna keluarga suamiku berasal dari keluarga yang berpendidikan tinggi dan terhormat susah rasanya untuk masuk ke keluarga ini dengan latar belakang yang aku punya :) ya itu sudah aku lalui terserah mereka beranggapan apa aku hanya ingin mulia di mata Allah,di tahun 2013 tanggal 28 juli aku dikaruniai putra lagi yang ku beri nama Rafi Ramadhan Furqon,Allah menghadiahi aku begitu banyak Anaku yang ke Dua ini sangatlah istimewa di banding anak lainya anakku lahir tanpa organ tubuh yang lengkap dia tidak punya usus besar,tali pusar,alat kelamin tidak terbentuk,tidak punya anus serta jari kaki anaku hanya 9 Subhallah dia begitu istimewa di mata saya,anaku sudah menjalani oprasi tahap pertama dan entah kapan akan ada beberapa kali operasi lagi dan entah berapa lagi biayaya yang harus saya siapkan aku tidak punya apa apa aku hanya punya Allah yang maha segalanya,saat ini aku tinggal di bogor di kamar kecil yang diberikan mertuaku awalnya aku berada di kamar yang besar tapi aku di suruh pindah dengan alasan kamar ini sebetulnya untuk adik suamiku :)) lucu juga ya masalah sebuah kamar padahal di rumah ini kamarnya banyak kosong semua,mertuaku tinggal di sebelah rumah ,bisa dibilang kita bertetangga :) tapi entah kenapa aku tidak merasa nyaman di sini dengan kondisi, sikap sikap mereka :) tapi ya sudah ini mungkin salah aku sudah masuk dalam kehidupan mereka ini yang harus aku terima "semangaaaaaat liraaa" apalagi ketambah punya anak yang istimewa jarang sekali dari mereka yang menanyakan tentang anak aku atau bahkan menggendongya ,mereka lebih memilih mengurus anak dari adik suami aku anak itu sering di banggakan di bawa keliling komplek "hati saya hanya tersenyum melihat dari jendela''Rafi tidak apa apa kamu punya Mamah,kakang Davin juga Allah yang bisa memberi kita segalanya tetap senyum untuk mamah nak,untuk menghadapi masalah ini tidaklah mudah bagaimana aku mempunyai uang yang begitu banyak untuk anaku Rafi ya aku hanya punya Allah :)



''Davin,Rafi inilah mamah yang selalu siap untuk kalian kapanpun kalian butuhkan mamah hanya punya doa ,mamah selalu ada berdiri paling depan untuk kalian di saat kalian merasa takut,malu dll karna orang orang di luar sana mamah ada di sini jangan melihat mamah di saat mamah sudah tua,bau,tidak mendengar mungkin penglihatan sudah tidak jelas atau akan banyak membuat kalian kesal tapi tolong lihatlah mamah di saat menenangkan kalian di saat kalian nangis,dan untuk Rafi :) ingatkah kamu nak' di saat kamu tidak nyaman karna colostomy yang mamah buat tidak bagus sehingga membuat kamu tidak nyaman :)

Mamah tidak mau seperti mereka yang lebih memilih meninggalkan mamah di banding menghadapi masalah hidup bersama.

jadilah Anak hebat untuk mamah ingatlah mereka yang membantu kalian dan ingatlah hari ini dimana mamah mulai merasa habis tenaga ....



Tapi mamah tidak mau menyerah selama tangan,kaki,mata mamah bisa berusaha yakinlah kita akan lalui bersama..

Tetaplah tersenyum ,tetaplah berjalan,tetaplah berpegangan..Mamah ada di sini...



Jika ada yang mau membantu. Silahkan kontak @berbagicintaLpg melalui Virda : 085658788492 atau via BNI : 0195812941 (Khusus *berbagicinta)

Leave A Comment