, ,

24 Merah Putih Kecil

Memperingati Hari Pendidikan Nasional
Bersama 24 Merah Putih Kecil



Tonton kisah ini, kemudian bagikan. Sampaikan pada Presiden. Berikan hak mereka untuk mengenyam pendidikan.

Bukan siapa yang ada disana. Tapi coba lihat, apa yang berubah setelah mereka mendapatkan sedikit harapan untuk sekolah. Meskipun sekolah nonformal.

Suatu saat, akan kuceritakan tentang mereka. Ku ceritakan pula mengapa hanya suaraku saja yang ada disana... 

, ,

Sisi Lain Pendidikan Anak Pulau


24 Merah Putih Kecil Pulau Tegal - Pesawaran Lampung



Tontonlah cerita ini, jangan lihat siapa sosok dibelakang anak-anak tersebut. Tapi lihat, senyum anak-anak tersebut, mata dan baca raut wajah mereka tentang sebuah mimpii.

Suatu saat akan aku ceritakan tentang mereka.

Raffi...

Email dari Ibunda Raffi..

Lyra Famia rahma lyrafamiarahma@yahoo.com

15 Feb (3 hari yang lalu)

ke Victor, saya, velandapita, Aulia, Marsha, a91thea, adamrcamil, adhiene, adhepormes, anggunsh, Rizki, ayas.soehardjo, billa.tahier, Dersianti, faras, Farhanah, Jonathan, helenmysweet, hendramulyono, Natalia, Kiki, kharisma, natashatampubo., nurvita, philip
 
 
Assalamualaikum
Dear semua yang membaca email
Saya ibunda dari Rafi bayi yang tidak memiliki alat kelamin dan anus serta jari kaki hanya 9 hanya memohon dan memimnta doa ,berilah semangat dan ruang untuk rafi agar bisa diterima di tengah tengah kalian,meskipun dokter memberilan gambaran rafi akan tumbuh tanpa anus dan alat kelamin yang tidak sempurna tapi saya yakin anak saya RAFI akan saya didik menjadi manusia berguna dan sholeh serta menolong siapapun ,jangan menjadi orang yang antipati terhadap orang orang yang terpilih dan mempunyai kelebihan istimewa,saya banyak menerima email dari ibu ibu hebat yang anaknya sama mempunyai keistimewaan masing masing,dukunglah mereka support mereka ,berikan mereka ruang dan tempat sayangi mereka ,apa salah mereka .?SEHINGGA ADA YANG MENGANGGAP MEREKA GILA,TIDAK NORMAL,MENGGANGGU DLL apa kah mereka membuat malu masyarakat ? 
Saya hanya merasa tergugah dan mersa senasib seperti mereka Allhamdullilah saya menjadi orang yang selalu berbesar hati dan tidak pernah menyerah,saya sebagai anak normal yang tumbuh tanpa kekurangan apapun sd,smp,sma saya sering di bully entah apa kurang dan salah saya 
Stop memperlakukan kami dengan tidak wajar 
Kami adalah Ciptaan Allah juga yang sama ingin berjuang hidup,terima kasih untuk doa dan semuanya 
Salam sayang dari kami Rafi and MOm (help and save my baby Rafi)
 
 
=Rafi (8 Bulan) saat ini mengalami ketiadaan anus. Sudah tiga bulan menjadi dampingan Komunitas Berbagi Cinta . Silahkan Bantu :)

,

Please, Donate your BLOOD!



"Pernah Azam badannya panas, saya hanya bisa menangis. Terbayang-bayang ucapan dokter. Kalo anak saya hanya bisa bertahan hidup dibawah usia 12 tahun saja," 

Ruang Unit Thallasemia Rumah Sakit Umum Abdul Moelok Bandarlampung. Kamis, 23 Januari 2014.

Cuaca mendung. Gerimis berderai. Seorang bocah usianya baru 2 tahun 6 bulan. Laki-laki. Muhammad Azzam namanya. Kulitnya coklat, nyaris menghitam. Perutnya buncit, berbaring dibangsal. Tangan sebelah kanannya tertusuk jarum besar, dari selang mengalir darah segar A+. Itu darahku.

Azam terlihat biasa di transfusi. Mulutnya tidak henti berkicau. Bernyanyi-nyanyi mengikuti iklan di Televisi 21 Inci yang dipasang ditengah-tengah ruangan berkapasitas 10 bangsal itu. Ah, ajaib. Akhirnya aku bisa bertemu langsung dengan adik Azam. Adik yang hari ini dialiri 250 cc darah segar milikku. Azam, Matanya besar, tawanya riang.

Azam menyambutku dengan senyum. Kemudian tertawa ketika kutawari dua gagang permen rasa coklat dan melon. Tertawa lagi. Merengek minta dibukakan permennya ke sang ibu, Yuni.

"Azam makannya banyak tante, jajannya juga banyak. Mulutnya cerewet, gak mau berhenti makan sama ngomong," ujar Yuni.

Ah, terlalu cepat menyimpulkan bahwa Azam sebenarnya tidak sakit. Benar. Azam terlihat biasa saja. Dalam posisi berbaring dia menikmati darah segar mengalir ditubuhnya. Baru sekitar 50 cc, Azam menggaruk wajahnya. "Gatel Ayah," ujar Azam sambil menggaruk perutnya.

"Itu biasa efeknya tante, kalo Azam tranfusi," terang wanita berusia 26 tahun itu.

Azam terus bernyanyi mengikuti iklan di Televisi. Azam cerdas. usianya baru 2,6 Tahun tapi hafal semua lagu dengan celoteh cedalnya. berteriak-teriak mengganggu kakak sesama penderita, Vrisillia yang sudah selesai Tranfusi disebelah bangsalnya. Lagi-lagi kami tertawa bersama.

Ah, Azam.

Begitu banyak orang yang enggan mengalirkan darahnya karena takut jarum suntik. Sepertinya kamu sudah terbiasa. Ketika sebagian orang, mengacuhkan saat mobil unit PMI berkeliling mencari darah untuk stok bagi kalian yang membutuhkan darah, kamu justru tetap tersenyum memberi harapan untuk sang bunda.

"Saya optimis Azam bisa bertahan hidup lebih lama tante, Saya takut punya anak lagi. Azamlah yang akan saya pertahankan hidupnya dengan maksimal mungkin. Kami hanya butuh pendonor tetap untuk para penderita Thallasemia. Hanya itu. Sekantung darah itu membawa kehidupan untuk anak kami, kehidupan untuk kami. Orangtua penderita Thallasemia,"


Ah, Azam. Terimakasih untuk pelajarannya hari ini. Pelajaran untuk selalu berbagi, berbagi lewat tetes darah...
 

Kisah Rafi (Anakku lahir tidak Sempurna) #2



Surat kedua Ibunda Rafi...


Sebelumnya aku udah bingung bagaimana cara menghadapi ujian ini,karna menurutku ini hadiah yang sangat luar biasa yang diberikan oleh sang pencipta..

juli lalu aku baru lahiran putra ke dua ,di Rs Kartika Medical Center Sukabumi Anaku lahir normal dengan bb 2,2 gr dan pb 42cm,memang dari bulan pertama aku mengalami berbagai keluhan dan beberapa kali di rawat karna susah makanan masuk dan selalu muntah muntah sampai dengan umur 4 bulan,terakhir aku sampai pingsan dan sesak karna sakit gigi dan aku masuk icu lagi,allhamdulillah dari situ aku sudah mulai normal dan tidak mual mual lagi.aku selalu rajin memeriksakan kandungan ku ke dokter tidak pernah lewat,dan prediksi dokter aku lahiran awal september..

Atetapi memasuki bulan juli 1 minggu sebelum lahiran aku mengalami keluaran air seni secara spontan,akhirnya malamnya aku dibawa ke ugd dan menurut perawat itu hanya keluaran air kencing biasa karna ada tekanan dari dalam,dan perawat serta dokter pun mengijinkan aku kembali ke rumah,akan tetapi malam malam pukul 3 ,aku keluaran air seni lagi malah bertambah banyak,karna aku pikir kata perawat itu biasa aja jadi aku gak berpikiran macem macem.tapi lama kelamaan sampai paginya aku keluaran cairan gak berenti berenti sampai pagi dari jam 3 malem itu,dan perutku sangat tegang,aku kembali lagi ke rs dan berkonsultasi pada dokter,setelah aku diperiksa ternyata itu adalah air air seni dan ketuban,akhirnya dokterpun memutuskan untuk memberikan perawatan intensif,dengan cara mempertahankan kandungan ku 1 minggu lagi dengan alasan karna si janin paru parunya belum matang jadi pada saat itu aku diberikan obat pematang paru untuk janin nya dan dokter masih berusaha mempertahankan usia kandungan ku sampai betul betul maksimal.

ya Allah aku sudah pasrah pada saat itu karna perutku terus ada kontraksi di sisi lain aku harus bertahan untuk keselamatan bayiku,berbagai suntikan dan obat obatan yang diberikan dokter untuk menyelamatkan aku dan bayiku,dan kondisi pada saat itu aku tidak boleh bergerak sama sekali karna setiap ada gerakan aku selalu keluar cairan dan pada saat itu posisi tidurku harus miring tidak boleh terlentang.selama 3 hari aku di rawat kondisiku sudah mulai pulih,akhirnya aku meminta pulang kepada dokter walaupun pada saat itu dokter hanya tidak seratus persen memberikan ijin pulang,akhirnya pukul 17'40 wib aku pulang kerumah.selama 1 jam di rumah perutku kembali ada reaksi dan perutku bahkan tegangnya makin hebat,akhirnya di hari yang sama aku di bawa lagi ke rs yang sama dan setelah di periksa dokter aku sudah ada flek dan pembukaan.

Ya Allah aku pernah mengalami lahiran tapi sakitnya tidak pernah sehebat ini,perasaan ku sudah pasrah dan aku berfikir mungkin hidupku akan berakhir,akhirnya pada pukul 02.01wib hari sabtu 28 juli 2013 anaku lahir dengan persalinan normal,akan tetapi pada saat karna kondisiku masih lemah dan mataku masih setengah sadar,aku hanya melihat wajah dokter saja,tapi swamiku tidak ada beserta bayiku,sampai aku dibawa ke ruang rawat inap aku masih setengah sadar,tapi aku melihat perawat dan yang lainya seperti menyembunyikan sesuatu dari aku,dan akupun belum melihat swamiku lagi dari pas bersalin,akhirnya aku tanya''gimana bayi nya ko blm di anter juga '' karna setauku bayiku harus IMD SAMPAI PUKUL 14.20 WIB mertuaku dan saudara yang lainya baru menjelaskan kalau anaku harus segera di bawa ke bandung ke RS.Santo Borromeus aku di perbolehkan melihat kondisi anaku untuk pertama kalinya Subhaallah anaku begitu istimewa dengan segala kelebihanya,akhirnya anaku dibawa ke bandung dan dilakukan tindakan oprasi tahap awal ,jujur aku gak ngerti istilah kedokteran namanya apa tapi dokter hanya menjelaskan kalo masalah tidak ada anus itu sering di jumpai ,tapi anaku ada 3 faktor tidak ada lubang puser,anus dan alat kelaminya tidak berbentuk sempurna,serta tidak mempunyai usus besar,dan posisi tulang anaku terbuka tidak menutup seperti anak normal lainya.ya Allah aku sempat putus asa dan serasa tidak bersemangat lagi,sampai saat ini dokter masih mengusahakan yang terbaik,dan 4 bulan lagi anaku kembali ke RS tersebut karna menurut dokter akan ada tindakan selanjutnya ,dan mungkin akan ada beberapa tahap lagi,jujur dengan ada nya masalah ini aku sudah berusaha apalagi dari segi financial mungkin selanjutnya akan lebih besar lagi karna akan ada beberapa tahap lagi,akhirnya aku berinisiatif untuk berbagi cerita ini dan ingin mengangkat ke media ,mudah mudahan ada penyelesaian yang terbaik untuk anak ku yang saat ini aku beri nama Rafi Ramadhan Furqon ,jujur setiap hari aku rawat anaku meski aku sering nangis pada saat mengganti kantung pembuangan yang aku buat sendiri ,yang bikin aku sedih lagi anaku selalu menangis pada saat aku ganti kantungnya,dan melihat kondisi alat vital nya aku selalu bertanya kenapa seperti ini. dan tan kemarin aku kembali chek up kondisi anaku dan di situlah dokter specialits bedah nya menjelaskan kalau anaku tidak bisa dirujuk ke rs lain kecuali ke lur negri ya Allah cobaan apa lagi ini.aku sempat putus asa,..

dengan adanya ini aku harap ada sorotan dari masyarakat luas untuk membantu pemecahan masalah anaku ini karna aku juga ingin punya anak yang normal seperti anak lainya..tolong ya bantu aku untuk pemecahan masalah ini ,aku kirim foto fotonya juga pada saat pertama anak ku lahir kondisi perutnya.terima kasih LYRA-

Kondisi Baby Rafi

Cerita-cerita ini adalah asli ditulis langsung oleh Ibu Lyra yang ditujukan ke saya melalui Berbagi Cinta. Jika ada yang tergerak hatinya untuk membantu ibu Lyra, silahkan hubungi saya di 085658788492 dan Silahkan cek Twitter @BerbagicintaLpg

Surat dari Ibu Lyra, Ibunda Rafi Lahir tanpa Usus Besar #1

Kali ini, adalah kali terberat yang saya terima. 
Bagaimana rasanya ketika ada oranglain meminta bantuan kita tetapi kita tidak bisa maksimal membantu. 
Ini adalah kisah seorang Ibu muda dengan Rentetan hadiah istimewa dari Allah untuk dirinya, keluarganya dan kini bayi mungilnya.
Saya menerima email ini beberapa hari yang lalu dan berbagi via @berbagicintaLpg


untuk anak anak saya :)

Kotak Masuk
x

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/profile_mask2.png

Lyra Famia rahma <lyrafamiarahma@yahoo.com>
2 Des (8 hari yang lalu)
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif

https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif
ke saya
https://mail.google.com/mail/images/cleardot.gif


Nama ku lira famia rahma aku lahir di jakarta 7 januari 1985,aku dilahirkan di rumah sakit Fatmawati jakarta,kehidupanku jauh beda tidak seperti anak anak perempuan lainya ,hidupku cukup panjang dan lebih banyak harus berjuang untuk bertahan hidup dibanding bersenang senang :) ,orang mengatakan aku sudah di tinggalkan orang tuaku semasa di rumah sakit entah kemana mereka sampai sekarag aku jujur tidak tau keberadaan mereka yang aku tau pada tahun 1992 aku mendapat kabar ibuku meninggal,tapi tentang ayahku jujur aku sampai sekarang tidak tau seperti apa dia,pengalamankusangatlah bukan untuk di contoh sd ,smp aku selalu di bully karna teman temanku mengganggap aku aneh suka menyendiri  berdandan aneh sendiri lucu memang tapi ya sudahlah mereka aku maafkan beranjak smu aku sudah mulai berfikir bagaimana caranya bertahan hidup,karna selama ini aku hanya dibesarkan oleh seorang nenek yang saat ini sedang sakit.


Anak anak neneku aku anggap aneh terhadapku tapi entah kenapa sekarang ini mereka berbalik menjadi baik sekali dan perduli,aku tidak tau apa yang mereka liat dari saya sehingga mereka bisa berubah,di tahun 2005 aku bertemu dengan seorang pria yang aku anggap baik bisa menjaga ku dan melindungiku tapi dugaanku salah saya menjadi merasa takut oleh suamiku sendiri karna ia sangat kasar tapi yang membuatku bahagia Allah memberi hadiah kepadaku seorang anak laki laki di tahun 2007 yang kuberi nama Davin dia sekarang berumur 7 tahun ,tapi sayang pernikahan ku dengan papahnya hanya bertahan sebentar karna aku harus melanjutkan hidupku tapi bagaimana caranya agar anaku tetap terawat akhirnya aku titipkan kepada neneknya di bekasi  Allhamdullilah sampai sekarang kami berhubungan baik dan saya bisa bebas bertemu kapan saja saya ingin menjemputnya :).


di tahun 2012 saya bertemu dengan seorang pria bernama Chilfi saya tidak di setujui  oleh keluarganya karna dia sudah ada jodohnya mungkin lebih baik daripada saya,yang sederajat berpendidikan tinggi karna keluarga suamiku berasal dari keluarga yang berpendidikan tinggi dan terhormat susah rasanya untuk masuk ke keluarga ini dengan latar belakang yang aku punya :) ya itu sudah aku lalui terserah mereka beranggapan apa aku hanya ingin mulia di mata Allah,di tahun 2013 tanggal 28 juli aku dikaruniai putra lagi yang ku beri nama Rafi Ramadhan Furqon,Allah menghadiahi aku begitu banyak Anaku yang ke Dua ini sangatlah istimewa di banding anak lainya anakku lahir tanpa organ tubuh yang lengkap dia tidak punya usus besar,tali pusar,alat kelamin tidak terbentuk,tidak punya anus serta jari kaki anaku hanya 9 Subhallah dia begitu istimewa di mata saya,anaku sudah menjalani oprasi tahap pertama dan entah kapan akan ada beberapa kali operasi lagi dan entah berapa lagi biayaya yang harus saya siapkan aku tidak punya apa apa aku hanya punya Allah yang maha segalanya,saat ini aku tinggal di bogor di kamar kecil yang diberikan mertuaku awalnya aku berada di kamar yang besar tapi aku di suruh pindah dengan alasan kamar ini sebetulnya untuk adik suamiku :)) lucu juga ya masalah sebuah kamar padahal di rumah ini kamarnya banyak kosong semua,mertuaku tinggal di sebelah rumah ,bisa dibilang kita bertetangga :) tapi entah kenapa aku tidak merasa nyaman di sini dengan kondisi, sikap sikap mereka :) tapi ya sudah ini mungkin salah aku sudah masuk dalam kehidupan mereka ini yang harus aku terima "semangaaaaaat liraaa" apalagi ketambah punya anak yang istimewa jarang sekali dari mereka yang menanyakan tentang anak aku atau bahkan menggendongya ,mereka lebih memilih mengurus anak dari adik suami aku anak itu sering di banggakan di bawa keliling komplek "hati saya hanya tersenyum melihat dari jendela''Rafi tidak apa apa kamu punya Mamah,kakang Davin juga Allah yang bisa memberi kita segalanya tetap senyum untuk mamah nak,untuk menghadapi masalah ini tidaklah mudah bagaimana aku mempunyai uang yang begitu banyak untuk anaku Rafi ya aku hanya punya Allah :)



''Davin,Rafi inilah mamah yang selalu siap untuk kalian kapanpun kalian butuhkan mamah hanya punya doa ,mamah selalu ada berdiri paling depan untuk kalian di saat kalian merasa takut,malu dll karna orang orang di luar sana mamah ada di sini jangan melihat mamah di saat mamah sudah tua,bau,tidak mendengar mungkin penglihatan sudah tidak jelas atau akan banyak membuat kalian kesal tapi tolong lihatlah mamah di saat menenangkan kalian di saat kalian nangis,dan untuk Rafi :) ingatkah kamu nak' di saat kamu tidak nyaman karna colostomy yang mamah buat tidak bagus sehingga membuat kamu tidak nyaman :)

Mamah tidak mau seperti mereka yang lebih memilih meninggalkan mamah di banding menghadapi masalah hidup bersama.

jadilah Anak hebat untuk mamah ingatlah mereka yang membantu kalian dan ingatlah hari ini dimana mamah mulai merasa habis tenaga ....



Tapi mamah tidak mau menyerah selama tangan,kaki,mata mamah bisa berusaha yakinlah kita akan lalui bersama..

Tetaplah tersenyum ,tetaplah berjalan,tetaplah berpegangan..Mamah ada di sini...



Jika ada yang mau membantu. Silahkan kontak @berbagicintaLpg melalui Virda : 085658788492 atau via BNI : 0195812941 (Khusus *berbagicinta)